PERHATIAN....!!!!!!

ASSALAMUALIKUM..ILMU YANG ADA DI DALAM BLOG INI HANYA SEKEDAR UNTUK PENGINGAT DAN UNTUK SEBUAH PENGGETAHUAN YANG SANGAT LUHUR MOHON DIPERHATIKAN JANGAN MENGAMALKAN SESUATU ILMU TANPA IZIN KECUALI KEILMUAN ITU SUDAH DI IZAZAHKAN LANGSUNG TERIMAKASIH WASSALAM

Daftar Isi

Saturday, May 29, 2010

ILMU HURUF DAN RAHASIANYA

Di nukhilkan di dari kitab Syumusul Anwar, syamsul ma’arif. kitab Syarah Doa Jawsyan Kabir Berikut terceritakan betapa sulitnya beliau mendapatkan do’a ini. “Ketahuilah wahai saudaraku yang membaca dan menghapalkan setiap malaikat asma, maka apabila mati tubuhnya akan terjaga dari kerusakan”…Sesungguhnya ilmu ini penuh dengan keberkahan dan mustajab. Aku mencarinya do’a, teknik dan ijazah ini selama 5 tahun yang akhirnya kudapatkan do’a ini dari seorang Syeikh yang berasal dari Iraq tepatnya di kota Baghdad, kondisi rumah Syeikh ini secara fisik sangatlah dibawah minim namun keikhlasan dan ibadahnya kepaada ALLAH sangatlah luarbiasa, dan banyak sekali mengerjakan pekerjaan Khowariqul ‘Adah (Adat diluar kebiasaan Manusia ) Aku bertemu dengan Syeikh ini setelah aku ber Riyadhoh yang sangat panjang dan membahas didalam masalah ilmu dan berbagai macam ke ajaiban-ajaiban dan ke anehan yang muskyil terjadi.

HUDHURI WAL ISYRAQ (pengenalan tingkat rasa).

Dari Ibrahim bin Khuttab, dari Ahmad bin Khalid, dari Salamah bin Al Fadl, dari Abdullah bin Najiyah, dari Ahmad bin Badil Al Ayyamy, dari Amr bin Hamid hakim kota ad Dainur, dari Farat bin as Saib dari Maimun bin Mahran, dari Ibnu Abbas dan sanadnya Rosulullah SAW, ia berkata: “Segala sesuatu ada penjelasan (tafsir)nya yang diketahui oleh orang yang mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak mengetahuinya”.

Pertama: Bertitik dan tidak bertitik, menggambarkan nathiq (bicara) dan shamit (diam).

Kedua: Mengandung empat unsur, yaitu:
Unsur api: alif, haa’, tha’, shad, mim, fa’, syin.
Unsur udara: ba’, wawu, ya’, nun, shat, ta’, dha’.
Unsur air: jim, za’, kaf, sin, qaf, tsa’, zha’.
Unsur tanah: ha’, lam, ‘ain, ra’, kha’, ghain.

Ketiga: Dari segi kesendirian dan tidaknya, terbagi menjadi: mufradah, matsani dan matsalis. Mufradah adalah huruf-huruf Muqaththa’ah (yang terdapat di awal surat Al-Qur’an) seperti huruf alif, kaf, dan lam. Matsani seperti dal, dzal, sampai fa’ dan qaf. Matsalis seperti ba’ sampai kha’ dalam susunan Abatatsa. Dari sisi nuqthah (titik): ada yang satu, dua, dan yang tiga.

Keempat: Malfuzhi, masruri, dan malbubi. Malfuzhi adalah huruf yang dalam pelafazhan atau pengucapannya tidak sama antara huruf pertama dan huruf terakhir, misalnya alif dan jim.Masruri adalah huruf yang dalam pengucapannya sama antara huruf pertama dan huruf terakhir, misalnya mim, nun, dan wawu. Malbubi adalah huruf yang pengucapannya terdiri dari dua huruf, misalnya ba, ta; huruf ini juga disebut huruf ‘illiyyah.

Kelima: Mufashshalah dan Muwashshalah. Mufashshalah adalah huruf yang hanya bisa disambung dengan huruf sebelumnya, yaitu alif, wawu, dzal, ra’, za’, dan dal. Muwashshalah adalah huruf yang bisa disambung dengan huruf sebelum dan sesudahnya.
Keenam: Huruf cahaya dan huruf kegelapan. Huruf cahaya adalah: shat, ra’, alif, tha’, ‘ain, lam, ya’, ha’, qaf, nun, mim, sin, kaf, ha’. Yang semuanya terhimpun dalam kalimat:
Ketujuh: Huruf mudghamah (tersembunyi) dan muzhharah (nampak). Masing-masing berjumlah 14 sama dengan pembagian jumlah manzilah bulan. Yang nampak selalu berada di atas bumi, dan yang tersembunyi selalu berada di bawah bumi.
Huruf Mudghamah adalah huruf yang bila diawali (Al) bunyi Al-nya tidak nampak, misalnya Ra’ dan Dal. Huruf Muzhharah adalah huruf yang bila diawali (Al) bunyi Al-nya nampak, misalnya ba’, jim.
Resume:
• ABU JAD (aba adamu at ta’ah / Adam enggan taat dan bersikukuh untuk memakan buah pohon larangan),
• HAWAZUN (zalla fa hua minas samai wal ardl/ tereliminasi dari langit dan bumi),
• HATHIYYUN (hutthath ‘anhu khatayahu / Adam diampuni kesalahannya),
• KALAMUN (akalaminas syajarah wa munna `alaihi bit taubah/ memakan buah dari pohon larangan dan dianugerahi ampunan),
• SHA’AFADHUN (asha fa akhraja minan na’im ilan nakdy / ia berbuat maksiat sehingga Allah mengeluarkannya dari kenikmatan (surga) menuju kepayahan (dunia),
• QURAISIYAT (aqarra bidz dzanbi fa amanal ‘uqubah/ ia mengakui kesalahan- nya dan akhirnya selamat dari siksa).

Nilai hisab Huruf Arabic:
ﺍ:1; ﺏ:2 ;ﺕ:400 ; ﺙ:500; ﺝ:3; ﺡ:8; ﺥ:600; ﺩ:4; ﺫ:700; ﺭ:200; ﺯ:7 ;ﺱ:60;ﺵ:300; ﺹ:90; ﺾ:800; ﻁ:9; ﻅ:900; ﻉ:70; ﻍ:1000; ﻑ:80; ﻕ:100; ﻙ:20; ﻝ:30; ﻡ:40; ﻥ:50; ﻫ:5; ﻮ:6; ﻱ:10;

SANDI PEMBUKA HURUF KHODAM HURUF dan ASMA
Berikut adalah khodam malaikat huruf dan a’wannya serta khasiat yang berbeda-beda

SANDI PEMBUKA HURUF
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
AYYUHARRUHANI ALMUWAKKALI BIHARFIL ……( Titik di isi Huruf Yg anda inginkan ) SAALTUKA BIL LADZI KHOLAQOKA FA SAWWAKA FA ‘ADALAKA FI AYYI SUROTIN MA SYA A ROKABAKA AYYUHAS SAYYIDUL KAMILUL MUGTAROFU MIN BIHARI MA’ADINI JAWAHIRIL ASRORI WA YUNABI’U MALAKUTU JABARUTIL ANWARI ILLA MA AJABTANI WA ROFA’TAL HIJABA BAYNI WA BAYNAKA HATTA ANDZUROKA BI BASHORI WA ANTA TUKHOTIBUNI WA SAKHHIR LI A’WANAKA ……….
( Titik titik diisi nama MALAIKAT HURUF & A’wan ( Khodam pembantu Malaikat huruf ) Qosam ini berlaku bagi semua Huruf Hijaiyah)

ASMA MALAIKATUL HARFITS WA A’WANUL HARFITS
1. HURUF ALIF, MALAIKAT HURUF: HATHMAHTHOLQIYAAIL
A’WANNYA:
- HADHAYUNIN
- SYALHAMIDIN
- TOMKHOLASHIN
- BUKHLAYLAKHIN
2. HURUF BA, MALAIKAT HURUF: JAROMHAYAIL
A’WANNYA:
- KASYAMSYAKHIN
- HAYLAKHIN
- MAHALSYATHIN
3. HURUF JIM, MALAIKAT HURUF: TOLAQTOYAIL wa TOLQIYAIL
A’WANNYA:
- HADMAKHHALASYLAKHOKHIN
4. HURUF DAL, MALAIKAT HURUF: SAKAMHAYAIL
A’WANNYA:
- HALTOFIN
- MAHLALKHIN
- MAHLALKHIN
- SYAWIDIN
- SYASYALTOTIN
5 HURUF HA, MALAIKAT HURUF: AFROYAIL
A’WANNYA:
- DZABHATIN
- HAMKIKIN
- HASYTOYTO’IN
6 HURUF WAWU, MALAIKAT HURUF: TUNAYAIL
A’WANNYA:
- MAHDADUHIN
- SYALTAMUKHIN
- BAROKHIN
7. HURUF ZAY, MALAIKAT HURUF: ‘ALMASYYAIL
A’WANNYA:
- MA’ADROSYIN
- HATOTIMIN
- MAHATIN
8. HURUF HA, MALAIKAT HURUF: TOFYAIL
A’WANNYA:
- DAHLIKH
- KAMSYALAATOKHIN
9. HURUF THO, MALAIKAT HURUF: ASTOYAIL
A’WANNYA:
- SYAMHATIN
- MALSYAKHIN
- MALKHOSYIN
- TOMAHIN
10. HURUF YA, MALAIKAT HURUF: HARDAQIL
A’WANNYA:
- DAMGIGIN
- HALHAFIN
- SYAWIYADKHIN

Untuk mengamalkan satu huruf saja memerlukan proses, doa yang panjang dan berat. Khasiat Huruf:
Alif: menghilangkan kebodohan, menguatkan daya tangkap pikiran, mendamaikan orang, mahabah, membuka peti, menjaga harta, halimunan,dll.
Ba:Kemudahan rezeki, menyembuhkan penyakit, mahabbah,dll
Taa:menghilangkan dan mendatangkan hayalan yang mengyengsarakan dan mimpiburuk,dll
Tsaa: menghilangkan sakit panas, mahabbah, mempersatukan/memisahkan orang, dll
Jim:Menaikan derajat dan kewibawaan, mengangkat berat, dll
Ha:menekan musuh, agar kuat berjalan,dll
Khoo:memisahkan orang yang bersatu dalam kejahatan, dll
Dal :sakit panas, memudahkan orang melahirkan, membuka peti harta,dll
Dzaal:mahabbah, meredakan kemarahan,dll
Roo:mahabbah, memudahkan rejeki dan menolak kefakiran,dll

SANDI PENGUASAAN MALAIKAT HURUF (LANJUTAN)

Contoh:
Huruf ALIF
Sandi Pemanggil :
AJLIBU LI AL AKHBARO MINAL AQTORI WAK SYIF LI AL HUJUBA WAR FA’ LI AL ASTARO ANIL MAKNUNI.

Syarat:
1. Baca sandi pembuka huruf doa sebagai pembuka dan penutup 33x
2. Huruf Dibaca 1000x atau dan ditulis di telapak tangannya sebanyak 1000x, Posisi huruf Alif ada di saat Bulan turun ke Manazil Nuthu ( 10 April- 25 April ) setelah selesai menulis, tangannya di hadapkan pada langit sambil membaca Qosam yang menguasai pada huruf-huruf HizaiyahUntuk menggunakan Huruf Alif, setelah membaca Qosam di atas selanjutnya membaca :
3. Ryadoh puasa 21 hari

HURUF BA
Sandi Pemanggil :
AJLIB LI AL AKHBARO MINAL AQTORI WAK SYIF LI AL HUJUBA WAR FA’ LI AL ASTARO ANIL KUNUZI ALLIMNI AYYUHAR RUHANI SUN’ATAL HIKMATI.

Syarat:
1. Dibaca dan ditulis pada kertas berwarna hijau dengan tinta merah 1000x., setiap 33x di hadapkan ke baca Kunci pemanggilnya, Posisi Khodam di Manazil BATIN (25 April- 13 Mei)
2. Ryadhoh puasa 9hari

Fadhilah: para Khodam akan memberi tahu kepada anda tentang gudang harta qorun dan mengajarkan kepada anda Amaliyah Ilmu Hikmah.

SANDI PEMBUKA HURUF KHODAM MALAIKAT ASMA
Disarikan dari manuskript kitab Syumusul Anwar dan syamsul ma’arif serta pengalaman pribadi

Contoh:
SANDI ASMA’ AL-HAYYU

Al-Hayyu merupakan salah satu Asmaul A’dzom dari Asmaul Husna yang Alloh S.W.T mewakilkan pada Asma’ Al-Hayyu seorang Khodam yang bernama DARDAYAIL A.S DAN HAHTHOYA’IL AS memimpin 4 pasukan malaikat dan setiap 1 malaikt memimpin 17500 pasukan dan keseluruhan terdiri 70.000 balatentara pasukan langit dari golongan Malaikat Ruhanny yang sangat di taati luar biasa oleh para Jin Ifrit yang kabur dari kekuasaan Nabi Sulaiman A.S. Adapun tata cara Dipercaya dan diberikan kelebihan dengan Asma tersebut oleh Khodam Malaikat Asma yang di beri kepercayaan pleh Allah ini sebagai berikut :

1. Berpuasa 48 hari dari makanan yg bernyawa
2. Memakai Wangi-Wangian Yg bagus (tidak di tentukan Jenisnya)
3. Senantiasa menjaga Wudhu
4. Membaca YA HAYYU tiap siang dan malam masing2 18000 x
5. Waktu kosongnya di isi dengan membaca Sholawat

SANDI PEMBUKA ASMA:
Yaa hayyu antaldzii bisathtalhayaata fiil afa qi wa akmalta asroo roanbiyaa’ika ’alaal ithlaqi wasamahaka ahlal mahabbati fii yaumit-talaqi wa ahyita hayaa, tath-thul-labi bihayaati ma’rifatika wa amlik nufuusal ’ushooti bigholabati sulthooni sathwatika wa aj rojat nabiy-yika wa alaitahu darojata’illiyyina waqqou tahu biakh dzi nawa shil’alamiina wakhoshoshtahu bismil hayyil fii amkanit-tamkiiin.

Setelah sempurna 48 hari maka akan nampak dengan jelas dihadapan anda satu pasukan dari bala tentara Jin Mu’min yang di pimpin oleh seorang Khodam Jin yang di kepalanya terlilit Ular yang sangat besar, kemudian Ular tersebut mengucapkan salam pada anda balaslah salamnya dan janganlah anda takut darinya karena dia hanyalah Jin, Setelah itu Bala tentara jin tersebut hilang lalu nampaklah dengan jelas di hadapan anda bala tentara dari golongan Ruhanny telah memenuhi Ufuq dan tempat anda berkholewat, bala tentara tersebut disertai rajanya yaitu Sayyid Dardayail A.S yang menunggangi se ekor Unta berwarna merah dengan berpakaian serba Hijau , Maka di tancapkanlah Kursi untuknya yang terbuat dari Emas kemudian duduk lalu mengucapkan salam kepada anda, maka balaslah salamnya, kemudian Dia bertanya pada anda ” Apa yang menjadi hajatmu “, Katakanlah padanya ” Aku menginginkan engkau membantuku di dalam hal Melipat Bumi ( Saefi Angin ), Terbang di udara, Berjalan di Atas Air, Menarik Makanan & Minuman, Menarik Uang, Maka Khodam tersebut memberikan sebuah batu ( di dalam kitab tidak disebutkan Warna dan Jenisnya ), Yang apabila anda dekatkan batu tersebut pada Api Maka wakil dari Khodam Sayyid Dardayail (Hahthoyail dengan wajah yang sama dengan sayyid Dardayail) akan hadir dan melaksanakan apa-apa yang menjadi hajat anda sesuai permintaan anda di atas.

SANDI ASMA YAA MUHAMMAD
Yaa Muhammad merupakan salah satu Asmaul dari Rosulullah SAW dan Allah mewakilkan pula asma ini kepada Khodam malaikat yang bernama DARDAYAIL A.S, terdiri dari 4 pasukan utama dan setaip kepala pasukan utama memimpin 70.000 balatentara pasukan langit dari golongan Malaikat Ruhannya. Tata caranya:
1. Berpuasa 70 hari dari makanan yg bernyawa
2. Memakai Wangi-Wangian Yg bagus (tidak di tentukan Jenisnya)Senantiasa menjaga Wudhu
3. Membaca YA MUHAMMAD tiap siang dan malam masing2 70-700-7000x
4. setiap 10 baca simpul pembuka khadamnya 1x
5. Waktu kosongnya di isi dengan membaca Sholawat

Berkit Doa Sandi Penguasaannya:
Asl’aluka yanuurul anwarila huutiyyati kablad-duhuuri wal ajmani alfaniyatil ja-wahiril fa’ali bila mtsalin alqudusu thohirul’aliiyul kahirulladzi bihi makanun wala yasytabihu ’alaihi jamanun biikuunil amkinati wal ajimani wal aukati tabarokta’anjauharil anwarillahuu tiyyati kablal ajaliyyatish-shamadiy yati tarob ba albisni minka hayatal arwakhir rru khaniyyatil mutash shifati bil kuwwatil ulyash shifatul lati lahaya khiiliku yaman yaroo wa ayuroo min adhmikudrotika falatu thiikul karubiyyuna tarfa’u wujuuhahum min hijbi nurika.
Allahumma ya adhimu bihaqqi lau anjalna hadzal qur’ana ’ala jabalin laro aitahu khasyi’an mutashaddi’an min khasyatillahi wa tilkal amtsalu nadhri buhannasi la’allahum yatakkauuna tar fa’dzikrii wa as aluka bi aw walid-daikuu miyyati bi ’adhimi qudrotil uluu luuhiyyati wabisathwatir-rubuu biyyati antukhallishani min bahri haadzihil khaliikatil faniyati watu thal-li’ini ’ala asroril khafiyyati’anil barroyatil mutasfash-shili biha’alaa ’ibadikal mardhiyatith thalibiina darol baka’it tarikina darol fana’il muja nisiina lilar wahith thairti.
Allahummashrif ’annil amridhal faniyata bibadii’i qudrotika wa’adhiimi syanika wanuuri wajmaifii quduusi anwarika wa afridnii ma’al afroni wa a’shimni min mukaro natil afrodi wa musya rokatil adh diwa ath lii’ni’alal latho’ifil khafiyyati ya man yaridu bil baqo’il wal kibri ya’i ya’aliin muta’ali wa awwalil awwaliina innaka ’alaakulii syai’in qodir, wahuwallahul khaikul barii’ul mushawwiru lahu asmaul khusna yusabbihu lahu mafiis samaawati wal ardhi wahuwal ajiijul hakiim

Setelah sempurna 70 hari maka akan nampak dengan jelas dihadapan anda satu pasukan dari bala tentara Jin Mu’min dari golongan Ruhanny telah memenuhi Ufuq timur sampai barat di tempat anda berkholewat, bala tentara tersebut disertai rajanya yaitu Sayyid Dardayail A.S yang menunggangi se ekor Unta berwarna merah dengan berpakaian serba Hijau , Maka di tancapkanlah Kursi untuknya yang terbuat dari Emas kemudian duduk lalu mengucapkan salam kepada anda, maka balaslah salamnya, kemudian Dia bertanya pada anda ” Apa yang menjadi hajatmu “, Katakanlah padanya ” Aku menginginkan engkau membantuku di dalam hal Melipat Bumi ( Saefi Angin ), Terbang di udara, Berjalan di Atas Air, Menarik Makanan & Minuman, Menarik Uang, Maka Khodam tersebut memberikan sebuah Cincin pasukan Khodam Sayyid Dardayail akan hadir dan melaksanakan apa-apa yang menjadi hajat anda sesuai permintaan anda di atas.

terimakasih atas kesediaan sadulur semua dan ki wongalus
@@@

HIRZUL YAMANI (menurut versi orang kebanyakan)

Berikut adalah petikan Hirzul Yaman versi kalangan pesantren di Indonesia, sedangkan berdasarkan versi aslinya ini adalah Hirz Ihtishom/Hisrar (penjagaan) setingkat dengan HIJIB HIFIZ namun fungsinya lebih kearah untuk perang, untuk semua Ilmu khususnya ilmu Saefi..dalam kata lain Hirz ini adalah sistem pola dan volume berat energi yang sangat kuat dan sehingga termasuk tataran tinggi.. Hirzul Yaman dan saefi Hirzul Yaman Bil alfi muubarokah sangat panjang sekali….

Fadilah/Keampuhannya:
1. Menjaga, menarik dan menghancurkan Jin jahat tingkat tinggi
2. Jin & Khodam Ilmu tinggi apapun terkecuali Saefi, pusaka beryoni tinggi akan luntur bila berhadapan dengan pemilik Hirz ini, oleh karena itu tisak dapat digunakan mengambil pusaka, karena Kodam penunggu dan pusaka tersebut akan menghindar dari pemilik Hirz ini (bukan terbakar namun sangat menghargai), terkecuali dipanggil
3. Mata setajam sembilu dan punya wibawa sangat tinggi
4. Tahan bacok, senjata api, di tahap pertengahan akan tahan:bom, racun, dilempar dari udara 1000m tetep hidup (pengamal sampai tahap pertengahan adalah sersan dari salah satu korps TNI-AD dan masih hidup hingga kini”dirahasiakan”)
5. Mencegah dan menghancurkan santet, gendam, hipnotis apapun (kebal Santet)
6. Pemilik Hirz terlindungi oleh ratusan khodam malaikat tingkat tinggi
7. Menghancurkan usaha pemilik pesugihan
8. Bila sudah tinggi/tahap puncak, sekali bentak orang disekitar muntah darah dari 9 lubang
9. Masih banyak lagil……..

VERSI PERSIA DAN SYAIKH ABDUL QODIR JAELANII (1) –
PARA ULAMA
sanadnya sampai SULAIMAN AS,
Rapalan:
Bismillahirohmannirohim.
‘Azamtu ‘alaikum yaa shhaabas sihri wal waswaasi wa’tashamtu bikaa (yaa Allahu 3x). Bihaqqil hadhiri wa-Ilyaasa, wabihaqqi (Kaahiijin 3x; Mahiijin 3x; Kaahai-kahjin 3x; Mahjuujin 3x; Marmahjuujin 3x; Matjuu-in 3x), wabihaqqi (Aijin 3x; jarin 3x), wabihaqqi (Haamuu-in 3x; Haajin 3x; Ajiirin 3x; Injaasin 3x; Mahmaahuu-in 3x; Wanuuhin 3x). Wa’tashamtu bika min syarril jini wal insi wahamazaatisy-syayaathiini wa-atbaa’ihim wa-a’udzubika min kulli balaa-in, wa bihaqqi Danil, Ali, wabihaqqi (Ayujin 3x; Darasin 3x, Wanawaarasin 3x), wabihaqqi (Ahyan 3x; Saraahiyan 3x Aduunaniyan 3x), ashbaa-ut wa bihaqqi azhamatikal jaliilati (ya allahu 3x) ihfazhnii min jamii’il balaa-I wal aafaati bihaqqi ‘Isa, wa Muusaa wa bihaqqi Idriisa wa Syiits wa bihaqqi Sayyidina Muhammadin SAW. Yaman la bidaayata walaa nihaayaata. Wa’tashamtu bika min syarril jinni wal insi bisrri qiraa-atis saiki fastajib du’aa-ii ya ghiyaatsul mustghitsiin. (Aghitsnii 3x) yaa man laisa kamitslihii syai-un wahuwas samii’ul’aliim. Wayaa ni’mal maulaa wayaa ni’man nashiir. Birohmatika yaa arhamar raahimiin.Washallalaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii washahbihii wasallam. Walhamdu lillahi rabbil ‘aalamin.

VERSI ARAB DAN PERSIA:ROSULULLAH SAW-ALI BIN ABI THALIB DAN SYAIKH ABDUL QODIR JAELANII (2)

BISMILLAHIRROHMANIRROHIMI
AQSAMTU BIKA YA ALLOHU YA ALLOHU YA ALLOHU BI HAQQIL KHUDRI WA ILYASA WA BIHAQQI KAHYAJA MAHYAJA KAHKAHYAJA HAWAJAWAJA MAROKHOWAKHO MARMAKHOWAKHO MAHMAJAWAGHO BI HAQQI AYAKHO ZAJARO ROHAYAMAWAGHO TOFA’AJA AZROL JASA WA BIHAQQI ADAMA WA NUHIN WA I’TASOMTU BIKA MINAL JINNI WAL INSI WAL AHROMANI WAS SYATINI WAL JUNUDI WAL ATBA’I WA MIN KULLI AFATIN WA ‘AHATIN WA I’TASOMTU BIKA MIN KULLI BALAIN BI HURMATI DANIYALA WA BIHAQQI AYAKHO AYAKHO WA BI HAQQI PUNUROS FUNUROS WA BIHAQQI AHYAN SYARO HIYAN ASBAUTI ALI SYADAYA WA BIHAQQI ‘ADZOMATIKA YA ALLOHU YA ALLOHU YA ALLOHU IHFADZNI MINAL BALAI WAL AFATI WAL ‘AHATI WA BIHAQQI MUSA WA ISA WA BIHURMATI DAWUUDA WA ZAKARIYYA WA BI HURMATI ISMAILA WA YAHYA WA BIHURMATI IDRISA WA SYIS WA BIHURMATI MUHAMMADIN SOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM TAWAKKALTU ALAL HAYYIL LADZI LA BIDAYATA LAHU WA I’TASOMTU BIKA MINAL JINNI WAL INSI BI QIROATIS SAYFI WAS TAJIB DU’AII YA GIYASAL MUSTAGISINA AGISNI YA MAN LAYSA KA MISLIHI SAYUN WA HUWAS SAMI’UL BASIRU HASBIYALLOHU WA NI’MAL WAKILU NI’MAL MAULA WA NIMAN NASIRU WA SOLLALLLOHU ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN WA ALIHI WA SOHBIHI AJMA’IINA ALLOHUMMA INNAKA QULTA WA QOULUKAL HAQQU UD ‘UUNI ASTAJIB LAKUM WA INNAKA LA TUKHLIFUL MI’ADA YA LATIFU AGISNI WA ADRIKNI BI KHOFIYYI LUTFIKAL KHOFIYYI ILAHI KAFA ILMUKA ANIL MAQOLI WA KAFA KAROMUKA ANIS SUALI ALLOHUMMA TA FADDOL ALAYYA WA AHSIN ILAYYA WA KUN LI WA LA TAKUN ALAYYA .

Syarat:
1. Bidayat (permulaan):
a. Bidayat 1:
- Mandi jamas (keramas) pada hari sebelum puasa
- Puasa Mutih/niis selama 7 – 21 – 41 –120 (Final Mukasyafah & Musahadah)
b. Bidayat 2:
- Mandi jamas (keramas) 7 guyuran 7 ember setelah salat magrib
- Dilakukan tanpa puasa selama 49 – 300 hari makan-makanan yang tidak bernyawa (Final Mukasyafah & Musahadah)
2. Wasa’ith (perantara):
- Sesudah mandi & mau puasa baca tawasul dulu untuk rosul, malaikat, sahabat, auliya, penulis kitab hikmah, ijazah, khomdam(bila tahu), orang tua, diri sendiri, muslimin & muslimat.
3. Nihayat (kesudahan) & Riyadhoh (latihan), Mujahadah (perjuangan):
a. Nihayat, Riyadhoh, Mujahadah (1):
- Shalat taubat 2 rakaat
- Shalat hajat 4 rakaat
- baca tawasul dulu untuk rosul, malaikat, sahabat, auliya, penulis kitab hikmah, ijazah, khodam(bila tahu), orang tua, diri sendiri, muslimin & muslimat.
- Rapalan dibaca setelah salat wajib minimal 21x, maghrib & Isya 41x, salat Hajat 101-170-313
b. Nihayat, Riyadhoh, Mujahadah (2):
- Shalat taubat 2 rakaat
- Shalat hajat 4 rakaat
- baca tawasul dulu untuk rosul, malaikat, sahabat, auliya, penulis kitab hikmah, ijazah, khomdam(bila tahu), orang tua, diri sendiri, muslimin & muslimat.
- Rapalan dibaca setelah salat wajib minimal 21x, maghrib & Isya 41x, salat Hajat 101-170-313
4. Takammul (mengenal), mukasyafah (pengungkapan):
Khodam:
1. Jumlah:
a. Jumlah Khodam Kepala: 20 khodam Utama
b. Jumlah Khodam Kepala Divisi dari 5 Divisi: 105 khodam
c. Jumlah Khodam dari Semua Divisi: 525 khodam
d. Jumlah Total Khodam 651
5. Mukasyafah (pengungkapan) & Musyahadah (penyaksian):
(rahasia)
@@@

ASMA KHIDIR AS.

Berdasarkan Harapan saudara sekalian maka saya coba ampilkan asma Khidir berbagai versi berdasarkan perjalan ruhani dari berbagai versi dan sesaui dengan manuscrip kuno ASMA’IAN WAR RUH, sedangkan fadilahnya sama dengan ASR…

Versi Suryani Ibroni: Ya tankafilu bihaqi khosy-yan-wadza
Versi Arabic: ya hayyu hiyna lahayya fi dayumumatu mulkihi wa biqo’ihi
Versi Mesir Kuno: TSAMIAKH, EMO’IAHA, AMIAL, MAKBAL, AMO’II, ZAZII’AN, MAI-PHIAT, ZAQROTH, TENDAK, FULAMAH

Keterangan:
Dibaca 2999x, minimal 29x, digunakan 9x, sama sesuai dengan asma ASR

hongmankim (hongmankim@yahoo.com
yahoo)


Simak Selanjutnya ...

Asma JALJALUUT SHUGHROO

Dari Imam Agung dan Hakim yang termasyhur Abul ‘Abbas Achmad ‘Ali Al Bauni (wafat tahun 622 H)

BISMILLAAHIR ROCHMAANIR ROCHIIM

1. Bada’tu bibismillaahi ruuchi bihihtadat,
Ku awali dengan menyebut Asma Alloh,dengan demikian arwah saya memperoleh petunjuk
Ilaa kasyfi asroori bibaathinihinthowat ¤
Kepada tersingkapnya rahasia-rahasia yang terkandung didalamnya (Asma Alloh) yang terlempit (tersembunyi/tersimpan)

2. Washollaitu fits tsaanii ‘alaa khoiri kholqihi,
Yang kedua Sholawat atas sebaik-sebaik ciptaanNya
Muchammadin man zaachadh dholaalata walgholat ¤
Muchammad seorang yang menghapus kesesatan dan kesalahan (kotoran hati)

3. Wa achyii ilaahil qolba mimba’di mautihi,
Yaa Tuhanku hidupkanlah hati dan setelah matinya
Bidzikrika yaa qoyyumu chaqqon taqowwamat ¤
Dengan dzikirMu (mengingatMu) wahai Dzat yang Maha Tegak yang sebenar-sebenarnya (nyata-nyata) tegak

4. Wazidnii yaqiinan tsaabitambika waatsiqoo,
Dan tambahkanlah keyaqinanku tetap dan teguh kepadaMu
Wathohhir bihi qolbii minarrijsi walgholat ¤
Dan bersihkanlah dengannya (dengan dzikir kepadaMu) hatiku dari kotoran dan kesalahan (kotoran hati)

5.Wa ashmim wa abkim tsumma a’mi ‘aduwwanaa,
Dan jadikan tuli, bisu serta butakan musuh kami
Wa akhrushumu yaa dzal jalaali bichausamat ¤
Dan sekali lagi bisukanlah mereka itu, wahai Tuhan Dzat yang Pencabut nyawa

6.Naruddu bikal a’daa’a minkulli wijhatin,
Dengan Asma Mu tolaklah para musuh dari segala penjuru
Wa bil ismi tarmiihiim minal bu’di bisysyatat ¤
Dengan Asma ini Engkau melempar mereka dari kejauhan dengan bercerai berai.

7. Sa altuka bil ismil mu’azdzdomi qodrohu,
Aku memohon dengan Asma yang dihormati (diagungkan) kebesarannya
Biaajin ahuujin jalla jalyuutu jaljalat ¤
Dengan nama Alloh Yang Maha Esa,indah ciptaanNya, Yang Maha Kuasa

8. Fakun yaa ilaahi kaasyifadhdhurri walbalaa,
Maka adalah Alloh wahai Tuhanku Yang menghilangkan mudhorot (celaka) dan balak
Bihayyin jalaa hammii bihallin bihalhalat ¤
Dengan Dzat Yang Mencukupi jelaslah cita-citaku dengan Dzat Yang Mengasihi dan Dzat Yang Maha Memperlonggar

9. Wazidnii yaqiinan tsaabitambika waatsiqoo,
Dan tambahkanlah keyakinanku dengan tetap dan teguh besertaMu
Bichaqqika yaa chaqqol umuuri tayassarot ¤
Dengan kebenaran Mu wahai Dzat Yang Maha Benar segala urusan menjadi mudah

10. Washobba ‘alaa qolbii sya aabiiba rochmatin,
Dan semoga Alloh menuangkan (melimpahkan) pada hatiku curahan rochmat
Bichikmati maulaanal chakimi fa achkamat ¤
Dengan hikmah Tuhan kami Yang Maha Bijaksana sehingga menjadi kukuh

11. Achaathot binal anwaaru minkulli jaanibin,
Cahaya-cahaya meliputi kami dari segala penjuru
Wahaibaatu maulaanal ‘azdiimi binaa ‘alat ¤
Tetapi Kewibawaan Alloh Yang Maha Agung lebih tinggi bagi kami

12. Fasubchaanakallohumma yaa khoiro baari’in,
Maka Maha Suci Alloh wahai Dzat Yang Bebas
Wayaa khoiro khollaaqin wayaa khoiro mamba’ats ¤
Dan wahai Dzat Yang sebaik-baik Pencipta dan wahai Dzat Yang sebaik-sebaik yang mengembalikan

13. ‘Afuwwun ghofuurur roochimun mutafadhdhilun,
Pemaaf, Pengampun, Penyayang, Pemberi karunia
Kariimun chaliimun dzuu ‘thooyaa takaatsarot ¤
Mulia, Penyantun, empunya pemberian menjadi banyak

14. Rochiimun warochmaanun bichaqqika sayyidi,
Penyayang, Pengasih demi haqMu wahai Tuanku
Sa altuka ghufroonadz dzunuubi idzaa badat ¤
Aku memohon pengampunan dosa-dosa jika mulai (nyata)
ALHAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘ALAMIIN
Simak Selanjutnya ...

MADU ASMA

MADU ASMA’ UNTUK OBAT, PAGAR DIRI DAN KEKUATAN TUBUH BADAN

Fungsi:

1. Untuk obat, cukup di minumkan pada penderita

2. Kekuatan, satu sudu madu tersebut setiap pagi dan telanlah

3. Pagar tempat, celupkan kerikil dan tanam di 4 penjuru
tempat yang di maksudkan.

Caranya:

• Siapkan madu asli secukupnya

• Hadiahkan fatihah kpd mereka yang sepatunya.

• Bacakan surah Al Mulk 200 kali, tiap 1 kali, tiupkan pada
madu tersebut.

• Pembacaan harus dilakukan di luar rumah dan jangan sampai
di teduhi oleh apapun (langsung beratapkan langit)

• Insya-Allah, madu tersebut akan memiliki kekuatan di luar
batas akal manusia. Madu inilah yang biasanya dinamakan
madu asma

Persilah siapa yang inginkan ilmu ini, saya redokan. Wasalam Hj.Ahmad
Simak Selanjutnya ...

Hizb Maghrobi Cirebon

Hizb Maghrobi Cirebon (syeh magelung sakti)”

Tatalaku pengamalannya dimulai dari Pengijasahan serta Pengisian.

Tawassul/kirim alfatiha kpd sbb :
- Nabi Muhammad SAW & keluarga
- Khollafaur rasyidin: abu bakar, umar, utsan dan ali ra.
- Malaikat muqorobin qoribiun: jibril, izroil, isrofil, mikail
- Nabi khidir AS Balya bin malkan.
- Syeh abdul qodir jaelani
- Syeh buju tumpeng pamekasan madura
- Syeh Syarif hidayatullah Sunan GN Jati cirebon
- Pangeran cakrabuana mbah kuwu sangkan cirebon
- Syeh magelung sakti
- Man ajazzani

Doa pembuka/penutup
Bismillahirohmanirrohim

TK1: BALYAKHAN BALYAKHIN BARNABAL BARNABIL QUWWAH,
TK2: MALKHAN MALKHIN MAYAKHAL MAYAKHIL QUWWAH,
TK3: JABALAL JABALIL KAF KAF QUWWAH,

Ki Jatiraga



TAMBAHAN UNTUK HIZIB MAGROBI VERSI CIREBON

Haji Ahmad

TK 4. BARNAKHIL BARNAKHIL BARNULUHUM BARNULUHUM QUWWAH

Versi Cirebon ada 7 tingkatan. Ana cuma ada 4 saja. Silahah tambah kalau yang sudah punya….,.

TAMBAHAN UNTUK HIZIB MAGROBI VERSI CIREBON


@ ilahadroti nabiyil mustofa muhamadin saw.alfateha

@ ilahadroti nabiyulloh khidir balya bin malkan.alfateha

@ ilahadroti sulthon auliya syeh abdul qodir jaelani waliyulloh.alfateha

@ ilahadroti syarif hidayatulloh sunan gunung jati cirebon.alfateha

@ ilahadroti umi…(nama ibu) wa abi…(nama bapak).alfateha

AMALAN UTAMA:

1. BALYAKHAN BALYAKHIN
BARNABAL BARNABIL QUWWAH. 1000kali

2. MALKHAN MALKHIN
MAYAKHAL MAYAKHIL QUWWAH. 1000kali

3. JABALAL JABALIL
KAF KAF QUWWAH. 1000kali

4. BARNAKHIL BARNAKHIL
BARNULUHUM BARNULUHUM QUWWAH. 1000kali

5. KUN BALYAKHAN

KUN BALYAKHIN

KUN QUWWATAH

KUN QUWAATIH. 1000kali

cara menggunakan:

tahan napas baca amalan 7x,terserah tingkat keberapa juga,hentakkan tangan kedepan sekuat tenaga.

Simak Selanjutnya ...

Bimbingan Dari Guru Sejati

Ini adalah amalan untuk mendapatkan bimbingan dari guru sejati. Bermanfaat sebagai pencerahan saat diri kita bimbang untuk memilih dan saat diri kita merasa kehilangan arah dalam hidup.

BAHAN: Amalan ini memerlukan dua lilin, satu lilin berwarna biru (guru sejati) dan satu lilin putih (diri sendiri), dan minyak cendana.

CARANYA: Dua lilin diolesi minyak cendana sambil memvisualisasikan diri Anda berkelana alam astral. Tempatkan lilin biru di sisi lilin putih. Mulai dengan menyalakan lilin biru dan kemudian lilin putih sambil berkatalah kepada diri sendiri: “(UCAPKAN SALAM) RUH PEMBIMBING GURU SEJATIKU, DENGARKANLAH AKU DAN BERJALANLAH KE ARAHKU. BIMBING AKU MELALUI HIJAB YANG ADA PADA DIRIKU INI DAN BERILAH AKU PETUNJUK”

Sekarang duduk di posisi yang nyaman dan sadari pola pernapasan Anda. Tarik napas dalam-dalam dan dengarkan irama gerakan tubuh dan pernapasan. Anda menjadi rileks dan tutup mata Anda. Fokus pada titik di antara kedua mata Anda (mata ketiga) dan visualisasikan warna merah, oranye, kuning, hijau, biru, biru, nila, ungu, dan putih masuk ke titik mata ketiga tersebut.

Tahan setiap warna selama lima hitungan. Lihatlah saat setiap warna menghilang sambil tetap fokus pada mata ketiga. Perhatikan napas dan lihat dada Anda naik dan turun dengan udara (mata masih ditutup) dan tonton napas saat berubah menjadi gelombang. Sekarang memvisualisasikan sebuah pintu di atas air. Visualisasikan diri Anda masuk untuk mengunjungi dengan semangat membimbing dan mengajukan pertanyaan. Percayalah pada jawaban yang Anda terima. Selanjutnya berjalanlah keluar pintu, tonton ombak kembali menjadi pola pernapasan. Sekarang bukalah mata Anda dan katakan pada diri Anda: “AKU KEMBALI KE BUMI LAGI. TERIMA KASIH ATAS PETUNJUK DAN SEMANGAT YANG KAMU DIBERIKAN (GURU SEJATI) YANG SELALU MENEMANI HIDUPKU. (UCAPKAN SALAM PERPISAHAN).

Kemudian tiup lilin dalam urutan terbalik, pertama lilin putih dan kemudian lilin biru.
Simak Selanjutnya ...

KULHU SUNGSANG

Ajian yang sangat ampuh untuk mengembalikan amalan buruk dan akan menghancurkan khodam ajian yang dimiliki lawan. Ajian orang lain tidak akan melukai kita bahkan mereka akan luka akibat amalannya sendiri. Ajian ini serupa dengan aji kulhu dergo balik namun ajian ini memiliki spesifikasi yaitu mengacaukan jalannya proses sihir orang lain.

Cara mengamalkannya: Puasa pati geni 3 hari 3 malam, mulai puasa pada Selasa Kliwon. Mantranya sebagai berikut:

Bismilahhirohmanirrohom KULHU SUNGSANG, RAJAH IMAN, KUDUNGKU MALAIKAT JIBRIL, TEKENKU NABI MUHAMMAD RASULULLOHI SHOLLALLOOHU ALAIHI WASALLAM

Cara mengamalkannya mudah: Cukup dibaca sekali bila ada kekuatan gaib yang negatif datang ke arah kita. Cara melihat kekuatan gaib adalah dengan berlatih olah rasa/olah batin. Kalau tubuh ada istilah olah raga, maka batin/hati/rasa juga ada olah batin. Puasa, semedi, berdoa, iktikaf, tafakkur, tadzakku, tadabbur……. adalah jenis-jenis olah rasa. Semakin rajin olah rasa, batin kita akan semakin tajam dan terbuka terhadap kehadiran makhluk dan energi gaib apapun

Simak Selanjutnya ...

AJI KULHU DERGO BALIK

Ajian untuk melawan ajian beragam sihir. Mereka yang berniat buruk dan ingin mengerjai kita dengan tenung, sihir dan santet akan kena sendiri oleh amalannya itu.

Cara mengamalkannya: Puasa pati geni 3 hari 3 malam, mulai puasa pada Selasa Kliwon. Mantranya sebagai berikut:

Bismillahirrohmanirrohim Kulhu Durgo Balik SATO MORO SATO MATI, JALMO MORO JALMO MATI, SETAN MORO, SETAN MATI, BUTO MORO BUTO MATI, SEDYA OLO MATI SAKING KERSANING ALLAH, LAAILAAHA ILLALLAAHU MUHAMMAD RASULULLAH

Simak Selanjutnya ...

ASMAK SUNGE RAJEH CIREBON 1-4

Terima kasih kepada para sesepuh yg telah mengijin buat saya share disini. Wassalam.

KI SADEWA

*******

ASMAK SUNGE RAJEH CIREBON TINGKAT 1 S/D TINGKAT IV

*ASMAK SUNGE RAJEH CIREBON I s/d IV DIIJAZAHKAN OLEH SAUDARA KI JATIRAGA/BOLOSEWU

Cara mengamalkan baca tawasul ALFATIHAH disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarga, Sahabat, Malaikat Muqorrobin dan Qoribin, Nabi Khidir A.S balyhabin Malkan, Syekh Abdul Qodir Jailani, Syekh Buju Tumpeng Pamekasan Madura, Kyai Damanhuri Pamekasan Madura, Syekh Syarif Hidayatullah, Sunan Gunung Jati, Pangeran Cakrabuana, Man Ajazani.

Selanjutnya baca:

1. INNA QUWWATIH NAKAFATINA NAKABA KABANA TABANA 1000 X Selama tiga hari. Setelah tiga hari dan sudah terasa fungsinya, dilanjutkan ke tingkat dua.

2. INNA QUWWATIH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH (1000 X Selama tiga hari. Setelah tiga hari dan sudah terasa fungsinya, dilanjutkan ke tingkat tiga).

3. INNA QUWWATIH NAKABUN NATAH KITABUN NATAH (1000 X Selama tiga hari. Setelah tiga hari dan sudah terasa fungsinya, dilanjutkan ke tingkat tiga).

4. INNA QUWWATIH NAKATABANA FATINA NABADAN. (1000 X Selama tiga hari)

KI JATIGARA/BOLOSEWU


*ASMAK SUNGE RAJEH CIREBON TINGKAT V INI DIIJAZAHKAN OLEH SAUDARA KI SADEWA

Tiada maksud hati untuk menyombongkan diri yg miskin ilmu ini, tiada lain hanya untuk berbagi dgn niat yg mulia dihati. Dalam kesempatan ini insyallah saya ikhlaskan dan ijazahkan ASMA SUNGE RAJEH VARIAN CIREBON TINGKAT KE V ini buat saudara2ku yg mau dan serius mengamalkannya buat amalan bekal dunia dan akhirat kita,amin..

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIM.

Saya shohibul ijazah mengikhlaskan dan mengijazahkan ASMA SUNGE RAJEH VARIAN CIREBON TINGKAT KE 5 dgn ikhlas kepada saudara2ku sesama muslimin dgn mengharap berkah dan keridhon-Nya. amin..

KETERANGAN:

Sebelum saudara2ku sesama muslim mengucapkan QOBILTU alangkah baiknya saudara2ku bertawassul terlebih dahaulu seperti tawassul yg dishare ki bolosewu diatas dgn menyediakan air putih dihadapan saudara. Usai tawassul ucapkan QOBILTU dan baca MANTRA ASMA SUNGE RAJEH VARIAN CIREBON TINGKAT KE-5 ini 3 x tanpa nafas dan tiup kan keair tadi dan minum dgn Baca basmallah. Setelah minum tarik nafas sedalam2nya, tahan didada/perut lalu kencangkan seluruh anggota badan,bila nafas gak kuat silahkan lepas dan tarik lagi sepertisemula selama 3 x ulang. Lalu bermeditasi selama kurang lebih 15 menit rasakan sensasi yg ada selama meditasi. Demikianlah panduan penerima ijazah dari saya semoga dapat dimanfaatkan dan diistiqomahkan serana bekal kita kembali nanti.

INILAH MANTRA ASMA SUNGE RAJEH VARIAN CIREBON TINGKAT KE 5.

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM.

INNA QUWWATIN NAKATA BANATA KINNA NATABA(1000 x diulang 7 malam ditempat dan jam yg sama).

Semoga bermanfaat.

Simak Selanjutnya ...

AJIAN CAKRAJAYA MAHKOTA RASUL

Maka dengan mengucap BISMILLAHIROHMANIRROHIM dan dengan mengharap ridho dan barokah Allah swt dengan ini kami ijazahkan kepada mereka yang berminat serius mengamalkan tidak hanya sekedar ilmu tapi juga ‘ngelmu’ nya sebuah amalan batin tingkat tinggi yang di namakan ‘AJIAN CAKRAJAYA MAHKOTA RASUL’

RASA RASUL RASANING ALLAH
WINENANG AKU ANUNGGALAKEN
SAKATAHING RASA RASUL PANDITA.
SABUMI RAT WENANG ASRAH
DUNYA ASRAH KAGUNGAN
SABUMI RAT WINENANG AMURBA WISESO
AGAWE SURGO NEROKO
HYANG DZATULLAH
INGKANG MURBENG JAGAD DUMADI
PARINGONO BERKAH DUNYO LAN AKHIRAT
MANDEG PREG ING NGAREPKU
LAILAHAILLAHU MUHAMMADARASULULLAH
URIP ING DEWEKIRA

Tata Cara Laku Ilmu:
1. Mandi Keramas dengan niat membersihkan diri dari segala unsur negatif yang ada dengan membaca niat:

NIAT INGSUN ADUS BANYU SUCI
RESIK JIWO LAN ROGO
SUMINGKIR DEDEKING ANGKORO
KAKANG KAWAH ADI ARI ARI
SING KROMATAN SING ORA KROMATAN
REWANGONO AKU GUAK SENGKOLO
ILANG SENGKOLAKING SAKING KERSANING ALLAH

2. Puasa sunnah 3 hari Yang di mulai pada hari Anggoro kasih atau sukra kasih (selasa kliwon atau kamis kliwon)

3. Lakukan Shalat sunah hajat dan taubah 2 rakaat

4. Tawasul Inti:

1. Kanjeng Nabi Muhammad SAW keluarga dan sahabat
2. Nabiyullah Khaidir As
3. Waliyullah Syech Abdul Qadir Jailany
4. Mbah kuwu sangkan cakra buana
5. Syech dzatul kahfi
6. eyang arya brajamusthi

5. Selesai shalat duduk bersila dan tata batin anda lalu ucapkan shalawat di bawah ini dengan perlahan dan penuh penghayatan ‘SHALALLAHU ALA MUHAMMAD’ 77x. Pada saat anda membaca shalawat ini biasanya anda akan merinding hebat pada sekujur tubuh, itu reaksi normal dan teruskan sampai 77x.

6. Baca Mantra di atas sebanyak 33x.

7. Semua amalan tersebut anda baca selama menjhalankan puasa sunah selama 3 hari.

8. Setelah semua di lakukan anda bisa mengetes apakah energi
keilmuan atau energi khodam nya telah menyatu dengan anda
dengan cara sebagai berikut:

a. Duduk bersila kedua tangan terbuka mengahadap ke atas
b. Baca Doa kontak energi dibawah ini 11 x ‘ALLAHU YA RAHMAN YA LATIFUL KHABIRU YA BATHINU YA
BASHIR’
c. gosokan kedua tangan anda sampai terasa panas lalu anda dekat dan jauhkan kedua tangan anda di depan dada. jikalau energi sudah masuk maka akan seperti ada daya tarik dan tolak pada kedua tangan anda saat di dekat kan dan di jauhkan.

Manfaat Keilmuan AJI CAKRA JAYA:
1. Menangkal segala unsur negatif yang akan menyerang anda
2. Meningkatkan kharisma atau perbawa
3. Meningkatkan Kepercayaan diri dalam pergaulan
4. Ketenangan batin dalam mengahadapi masalah yang timbul
5. Jika terdesak bisa sebagai pukulan kontak jarak jauh dengan cara Tahan nafas lalu tarik kedua tangan kebelakang dan hentakan ke depan dengan penuh keyakinan sambil dua kaki anda jejakkan ke tanah.
6. Untuk penyembuhan medis dan non medis dengan media air atau sentuhan tenaga khodam
7. Asma kurung Pamungkas untuk pemagaran rumah, toko, kendaraan
8. Dan masih banyak lagi yang lainnya sesuai niat.

Bersama ini pula saya ijazahkan 3 khodam pendamping Keilmuan Ajian Cakra Jaya Mahkota Rasul yang memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda yang berasal dari daratan,perairan dan angkasa, 3 khodam tersebut yaitu:

1. KYAI ABDUL JABBAR
Beliau adalah khodam yang berasal dari daratan dan beliau bisa anda wasilah kan untuk membantu penyembuhan penyakit medis dan non medis melalui kekuatan Aji Cakra Jaya.

2. EYANG RONGGO JOYO NAGA PAKSI
beliau adalah kodam dari perairan yang bisa anda wasilahkan untuk kedigdayaan dan pasukan gaib. bisa diwasilahkan untuk menyerang dan memporak porandakan musuh yang dzolim, akan tetapi tidak kami perkenankan anda melakukan hal itu

3. SYECH ABU QOSIM
beliau adalah khodam yang berasal dari angkasa yang bisa anda wasilahkan untuk perbawa diri atau kewibawaan dan juga bisa anda mintakan saran jika sedang dalam masalah (tetapi anda harus memiliki kepekaan batin) jika anda belum memiliki kepekaan batin anda lakukan wirid ‘YA BATHINU YA BASHIRU’ 313x selesai shalatDemikian ijazah inti Aji Cakra Jaya Mahkota Rasul, semoga bisa memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi sesama yang membutuhkan amin ya robbal alamin teriring salam rahayu dari padepokan. bagi mereka yang menghendaki ijazah kunci tarik uang gaib dan gendam sajadah bisa menghubungi kami pada nomer tersebut diatas. insya allah lain waktu dengan ijin dan ridho allah akan saya paparkan salah satu ilmu yang cukup langka yang saya dapatkan langsung dari hawatif ‘EYANG PRABU ANGLING DHARMA’ yaitu Aji Gineng Maulaya Bumi yang diantara kegunaanya untuk mendengar pembicaraan di alam jin dan jeritan kubur, Biidznillah insya allah

wassalamualaikum wr wb.

‘KI ARYA KUSUMA DEWA’

tips agar ilmu itu cepat merasuk kedalam wadag badan poro sedulur

1. ketika mandi sunnah anda campurkan 7 tetes jakfaron sebagai
pembuka aura dan selama ritual anda bakarkan gahru atau buhur
2. contoh penggunaan: jika anda ingin menggunakan cakra jaya
sebagai pengobatan anda baca mantra nya 1x lalu anda baca fatihah
1x untuk kyai abul jabbar sebagai wasilah pengobatan
3. untuk kekuatan badan atau pukulan anda baca mantra dan baca
fatihah 1x khususkan untuk eyang ronggo joyo nagapaksi untuk
wasilah nya.

bagi mereka yang ingin bertemu khodam nya pada saat malam terakhir ritual anda bakarkan 3 lilin merah sebagai simbol 3 khodam setelah membaca mantra 33x dan sambil menungu khodam datang anda baca shalawat sebanyak banyak nya. bagi mereka yang memiliki kepekaan batin akan langsung bisa melihat khodam nya tetap ibagi anda yang belum peka minimal anda bisa merasakan energi khodam dan kedatangannya. bagi yang mau mengetes dengan cara ekstrem silahkan anda duduk bersila baca fatihah 3x lalu tarik nafas yang kuat dan ucapkan “SIR DAYA GAIB DAYA SIRR KU DAYA CIPTAKU ANASIR KHODAM SAKING COKROJOYO MANJING ING PANGARSANINGSUN” banyak kejadian yang bergetar tubuh nya hingga terpental ke belakang karena tidak sanggup mengimbangi energi khodam, silahkan anda coba tetapi resiko anda tanggung sendiri, demikian adanya semoga manfaat penjelasan ini, amin….

Simak Selanjutnya ...

Oqulhu Geni

Qoulhu Geni Ke 1

Bismilaahirrohman nirrohim
Qulhu Alloh geni, bismilaahirrohman nirrohim, Qulhu Alloh akadun, qun fayakun, masya Alloh khodiron abadan abada.

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIM, KULHU GENI, BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIM, KULHU WALLAAHU AHAD, KUNFAYAKUN, MASA ALLAH QODIRU ABADA ABADA


Qoulhu Geni Ke 2

Menurut data literatur yang penulis miliki, terdapat rangkaian manfaat utama apabila memiliki Ilmu Qulhi Geni ini, antara lain :

  1. Apabila kita membacakan sebanyak 1 (satu ) kali, setan yang mengganggu kita akan putus bahunya yang sebelah kiri.
  2. Bila dibaca 2 (dua) kali, maka bahunya yang sebelah kanan juga akan putus.
  3. Bila dibaca 3 (tiga) kali, perasaan/jiwa setan itu akan hancur .
  4. Bila dibaca 4 (empat) kali, maka badan setan itu akan lebur.
  5. Bila dibaca 5 (lima) kali dan disemburkan pada orang yang kerasukan setan, maka orang itu akan segera sembuh.
  6. Bila dibaca 6 (enam) kali pada suatu tempat yang angker, maka bangsa jin dan setan yang jahat akan lari semuanya.
  7. Bila rutin dibaca setiap hari, maka akan membuat seseorang ditakuti oleh bangsa jin dan setan. Sehingga akan membuat orang itu terlindung dari segala akibat perbuatan yang dilakukan bangsa jin dan setan, termasuk tenung dan santet.
Berikut dibawah ini adalah ayat Qulhu Geni :

" Bismillahirrohmanirrohim"
Qulhu allohu ahad,
Kun fayakun masa iki kadiru illahi,
Siro wani siro belahi,
Badan, abadan

Untuk memiliki dan menguasai ilmu Qulhu Geni tersebut, harus melakukan persyaratan sebagai berikut ;

  1. Puasa Sunnah selama 3 (hari) berturut-turut, dimulai pada Selasa Kliwon (menurut literatur perhitungan hari jawa ; anggoro kasih). Lakukan puasa tersebut seperti puasa biasanya, dan harap diingat waktu-waktu yang dilarang berpuasa sesuai dengan ajaran Islam. Lebih bagus pula disertai shalat Hajat dan shalat Tahajjud setiap malam ketika menjalankan puasa tersebut.
  2. Mengamalkan bacaan diatas setiap selesai Sholat Fardhu sebanyak 21 (dua puluh satu) kali.
  3. Melakukan PATI GENI (amalan yang dilakukan dengan menghindari melihat cahaya/lampu pada malam hari) selama semalaman pada hari setelah puasa berakhir. Disarankan dalam kamar tertutup dan gelap (tidak ada lampu penerangan). Dalam menjalankan pati geni tidak diperkenankan makan dan minum juga dilarang buang air kecil dan air besar. Pati Geni dimulai saat menjelang maghrib. Inilah tantangan yang berat pelaksanaannya, karena kita akan melalui malam yang penuh godaan dan cobaan untuk menggagalkan niat kita. Bila Kita gagal, maka harus memulai dari awal lagi.
Simak Selanjutnya ...

Thursday, May 27, 2010

Batu Permata Dan Anda

Kecocokan Batu Permata Dapat Kamu Sesuaikan Dengan Tabel Di bawah Ini

Dengan Bintang Kelahiran Kamu

* Capricorn -- Batu pirus : memberi keuntungan dan kekayaan, serta perlindungan dalam perjalanan.
* Aquarius -- Batu carnet : memberi kemauan kuat, kekuatan, dan sukses.
* Pisces -- Batu kecubung : memberi ketenangan yang baik untuk mengambil hati.
* Aries -- Batu darah : memberi keberanian dan menguatkan pengharapan.
* Taurus -- Batu berlian : memberi perdamaian, kesusilaan, kemuliaan,
keberanian, kekuatan, cinta, dan berkedudukan lebih tinggi daripada orang lain.
* Gemini -- Batu zamrud : memberi kebijaksanaan, kerajinan, kebahagiaan, menjauh dosa, dan mengalahkan percobaan.
* Cancer -- Batu agate : memberi kesehatan, panjang umur, dan keuntungan.
* Leo -- Mirah delima : memberi kemuliaan, kekuatan, percintaan, dan
keagungan.
* Virgo -- Mata kucing : memberi keuntungan dan pengharapan dalam perdagangan, serta memberitahukan bahaya.
* Libra -- Batu safir : memberi tetap muda, ketulusan, kemakmuran, dan menghilangkan kesedihan.
* Scorpio -- Batu opal : membawa pengharapan dan melindungi keadaan tak
bernoda.
* Sagitarius -- Batu topaz : membawa kebijaksanaan dan kesetiaan.

Dengan Hari Lahir Kamu

* Senin -- Batu biduri bulan, amarine, biduri pandan, dan batu berkristal kuning. Batu utamanya : amethyst kristal, mutiara, dan safir.
* Selasa -- Batu amesthyst, beryl, intan, dan topaz. Batu utamanya : mirah
atau sejenis batu berwarna merah.
* Rabu -- Batu agate (akik) dan safir. Batu utamanya : smagagd, safir, zamrud, jade (giok), ruby (mirah).
* Kamis -- Bau intan, amesthyst (kecubung kasihan), peros dan kalimaya. Batu utamanya : batu mirah dan safir berbintang enam.
* Jumat -- Batu kristal berwarna hijau, jade (giok), berwarna hijau tua. Batu
utamanya : safir berbintang intan, dan zamrud.
* Sabtu -- Batu peros amesthyst dan kristal akik. Batu utamanya : safir, topaz, dan mirah.
* Minggu -- Batu topaz, mirah, dan intan. Batu utamanya : intan, safir putih, dan topaz kuning.
Simak Selanjutnya ...

Pengertian Sedulur Papat

Orang Jawa tradisional percaya eksistensi dari sedulur papat ( saudara empat ) yang selalu menyertai seseorang dimana saja dan kapan saja, selama orang itu hidup didunia. Mereka memang ditugaskan oleh kekuasaan alam untuk selalu dengan setia membantu, mereka tidak punya badan jasmani, tetapi ada baik dan kita juga harus mempunyai hubungan yang serasi dengan mereka yaitu :
1. Kakang kawah, saudara tua kawah, dia keluar dari gua garba ibu sebelum kamu, tempatnya di timur warnanya putih.
2. Adi ari-ari, adik ari-ari, dia dikeluarkan dari gua garba ibu sesudah kamu, tempatnya di barat warnanya kuning.

3. Getih, darah yang keluar dari gua garba ibu sewaktu melahirkan, tempatnya di selatan warnanya merah
4. Puser, pusar yang dipotong sesudah kelahiranmu, tempatnya di utara warnanya hitam
Selain sedulur papat diatas, yang lain adalah Kalima Pancer, pancer kelima itulah badan jasmani kamu. Merekalah yang disebut sedulur papat kalimo pancer, mereka ada karena kamu ada. Sementara orang menyebut mereka keblat papat lima tengah, ( empat jurusan yang kelima ada ditengah ). Mereka berlima itu dilahirkan melalui ibu, mereka itu adalah Mar dan Marti, berbentuk udara. Mar adalah udara, yang dihasilkan karena perjuangan ibu saat melahirkan bayi, sedangkan Marti adalah udara yang merupakan rasa ibu sesudah selamat melahirkan si jabang bayi.
Secara mistis Mar dan Marti ini warnanya putih dan kuning, kita bisa meminta bantuan Mar dan Marti hanya sesudah kita melaksankan tapa brata ( laku spiritul yang sungguh-sungguh )
Simak Selanjutnya ...

Ramuan Untuk Zakar

Bagi mereka yang masih dalam usia pertumbuhan tidak ada salahnya mencoba tips tradisional di bawah ini,tapi bagi mereka yang sudah lanjut tips ini dapat juga untuk memperkuat penis anda

Bahan:
-kepala lindung atau belut 2 ekor
-5 pucuk benalu cemara atau benalu yang menempel pada pohon jeruk nipis
-1 sendok adas dan pulosari

Caranya:
dua ekor kepala lindung/belut di panggang di atas api hingga jadi arang lalu di gerus lembut
benalu dan adas pulosari di tumbuk halus di peras untuk dapat di ambil airnya
ambil bubuk kepala lindung/belut setengah sendok teh campurkan dengan perasan air di atas
aduk ramuan tersebut hingga rata dan campurkan dengan ludah basi
gunakanlah ramuan ini untuk mengurut batang penis yaitu dari pangkal sampai ujung penis
esok harinya buatlah ramuan baru
lakukanlah cara ini selama 1 bulan.
Simak Selanjutnya ...

Tuesday, May 25, 2010

Keris

Keris adalah sejenis senjata tikam khas yang berasal dari Nusantara. Berdasarkan dokumen-dokumen purbakala, keris dalam bentuk awal telah digunakan sejak abad ke-9, bahkan kemungkinan besar telah digunakan sebelum masa tersebut.
Penggunaan keris sendiri tersebar di masyarakat rumpun Melayu. Pada masa sekarang, keris umum dikenal di daerah Indonesia (terutama di Jawa, Madura, Bali, Lombok, Sumatra, sebagian Kalimantan serta Sulawesi), Malaysia, Brunei, Thailand, dan Filipina (khususnya di Mindanao). Di Mindanao, bentuk senjata yang juga disebut keris tidak banyak memiliki kemiripan meski merupakan senjata tikam juga.
Keris memiliki berbagai macam bentuk. Ada yang bilahnya berkelok-kelok (selalu berbilang ganjil) dan ada pula yang berbilah lurus. Orang Jawa menganggap perbedaan bentuk ini memiliki efek esoteris yang berbeda.
Selain digunakan sebagai senjata, keris juga sering dianggap memiliki kekuatan supernatural. Senjata ini sering disebut-sebut dalam berbagai legenda tradisional, seperti keris Mpu Gandring dalam legenda Ken Arok dan Ken Dedes.
Tata cara penggunaan keris berbeda-beda di masing-masing daerah. Di daerah Jawa dan Sunda misalnya, keris ditempatkan di pinggang bagian belakang pada masa damai tetapi ditempatkan di depan pada masa perang. Sementara itu, di Sumatra, Kalimantan, Malaysia, Brunei dan Filipina, keris ditempatkan di depan.
Selain keris, masih terdapat sejumlah senjata tikam lain di wilayah Nusantara, seperti rencong dari Aceh, badik dari Sulawesi, serta kujang dari Jawa Barat. Keris dibedakan dari senjata tikam lain terutama dari bilahnya. Bilah keris tidak dibuat dari logam tunggal yang dicor tetapi merupakan campuran berbagai logam yang berlapis-lapis. Akibat teknik pembuatan ini, keris memiliki kekhasan berupa pamor pada bilahnya.
Bagian-Bagian Keris
Sebagian ahli tosan aji mengelompokkan keris sebagai senjata tikam, sehingga bagian utama dari sebilah keris adalah wilah (bilah) atau bahasa awamnya adalah mata pisau. Tetapi karena keris memunyai kelengkapan lainnya, yaitu warangka (sarung) dan bagian pegangan keris atau ukiran, maka kesatuan terhadap seluruh kelengkapannya disebut keris.
Pegangan keris atau hulu keris
Pegangan keris (bahasa Jawa: gaman) ini bermacam-macam motifnya, untuk keris Bali ada yang bentuknya menyerupai patung dewa, patung pedande, patung raksaka, patung penari, pertapa, hutan. Ada pula yang diukir dengan kinatah emas dan batu mulia.
Pegangan keris Sulawesi menggambarkan burung laut. Hal itu sebagai perlambang terhadap sebagian profesi masyarakat Sulawesi yang merupakan pelaut, sedangkan burung adalah lambang dunia atas keselamatan. Seperti juga motif kepala burung yang digunakan pada keris Riau-Lingga, dan untuk daerah-daerah lainnya sebagai pusat pengembangan tosan aji seperti Aceh, Bangkinang (Riau), Palembang, Sambas, Kutai, Bugis, Luwu, Jawa, Madura, dan Sulu, keris memunyai ukiran dan perlambang yang berbeda. Selain itu, materi yang dipergunakan pun berasal dari aneka bahan seperti gading, tulang, logam, dan yang paling banyak yaitu kayu. Untuk pegangan keris Jawa, secara garis besar terdiri dari sirah wingking (kepala bagian belakang), jiling, cigir, cetek, bathuk (kepala bagian depan), weteng, dan bungkul.
Warangka atau sarung keris
Warangka, atau sarung keris (bahasa Banjar: kumpang), adalah komponen keris yang berfungsi tertentu, khususnya dalam kehidupan sosial masyarakat Jawa, paling tidak karena bagian inilah yang terlihat secara langsung. Warangka yang mula-mula dibuat dari kayu (yang umum adalah jati, cendana, timoho, dan kemuning). Sejalan dengan perkembangan zaman terjadi penambahan fungsi warangka sebagai pencerminan status sosial bagi penggunanya. Bagian atasnya atau ladrang-gayaman sering diganti dengan gading.
Secara garis besar terdapat dua bentuk warangka, yaitu jenis warangka ladrang yang terdiri dari: angkup, lata, janggut, gandek, godong (berbentuk seperti daun), gandar, ri, serta cangkring. Dan jenis lainnya adalah jenis warangka gayaman (gandon) yang bagian-bagiannya hampir sama dengan warangka ladrang hanya tidak terdapat angkup, godong, dan gandek.
Aturan pemakaian bentuk warangka ini sudah ditentukan, walau tidak mutlak. Warangka ladrang dipakai untuk upacara resmi, misalnya menghadap raja, penobatan, pengangkatan pejabat kerajaan, perkawinan, dengan maksud penghormatan. Tata cara penggunaannya adalah dengan menyelipkan gandar keris di lipatan sabuk (stagen) pada pinggang bagian belakang (termasuk sebagai pertimbangan untuk keselamatan raja ). Sedangkan warangka gayaman dipakai untuk keperluan harian, dan keris ditempatkan pada bagian depan (dekat pinggang) atau di belakang (pinggang belakang).
Dalam peperangan, yang digunakan adalah keris warangka gayaman. Pertimbangannya adalah dari sisi praktis dan ringkas, karena warangka gayaman lebih memungkinkan cepat dan mudah bergerak, karena bentuknya lebih sederhana.
Ladrang dan gayaman merupakan pola-bentuk warangka. Bagian utama menurut fungsi warangka adalah bagian bawah yang berbentuk panjang (sepanjang wilah keris) yang disebut gandar atau antupan, maka fungsi gandar adalah untuk membungkus wilah (bilah) dan biasanya terbuat dari kayu dengan dipertimbangkan agar tidak merusak wilah yang berbahan logam campuran.
Karena fungsi gandar untuk membungkus, sehingga fungsi keindahannya tidak diutamakan, maka untuk memperindahnya dilapisi seperti selongsong-silinder yang disebut pendok. Bagian pendok (lapisan selongsong) inilah yang biasanya diukir sangat indah, dibuat dari logam kuningan, suasa (campuran tembaga emas), perak, emas. Untuk luar Jawa (kalangan raja-raja Bugis, Goa, Palembang, Riau, Bali) pendoknya terbuat dari emas, disertai dengan tambahan hiasan seperti sulaman tali dari emas dan bunga yang bertaburkan intan berlian.
Hubungan keris dengan sarungnya secara khusus oleh masyarakat Jawa diartikan secara filosofis sebagai hubungan akrab, menyatu untuk mencapai keharmonisan hidup di dunia. Maka lahirlah filosofi "manunggaling kawula-Gusti", bersatunya abdi dengan rajanya, bersatunya insan kamil dengan Penciptanya, bersatunya rakyat dengan pemimpinnya, sehingga kehidupan selalu aman damai, tenteram, bahagia, sehat sejahtera. Manusia, selain saling menghormati satu dengan yang lain masing-masing, juga harus tahu diri untuk bekarya sesuai dengan porsi dan fungsinya masing-masing secara benar. Namun demikian, makna yang dalam dari tosan aji sebagai karya seni budaya nasional yang mengandung pelbagai aspek dalam kehidupan masyarakat Jawa pada umumnya, kini terancam perkembangannya karena aspek teknologi sebagai sahabat budayanya kurang diminati ketimbang aspek legenda dan magisnya.
Untuk keris Jawa, menurut bentuknya, pendok ada tiga macam, yaitu: (1) pendok bunton berbentuk selongsong pipih tanpa belahan pada sisinya, (2) pendok blewah (blengah) terbelah memanjang sampai pada salah satu ujungnya sehingga bagian gandar akan terlihat, serta (3) pendok topengan yang belahannya hanya terletak di tengah. Apabila dilihat dari hiasannya, pendok ada dua macam yaitu pendok berukir dan pendok polos (tanpa ukiran).
Wilah
Wilah atau wilahan adalah bagian utama dari sebuah keris, dan juga terdiri dari bagian-bagian tertentu yang tidak sama untuk setiap wilahan, yang biasanya disebut dapur, atau penamaan ragam bentuk pada wilah-bilah (ada puluhan bentuk dapur). Sebagai contoh, bisa disebutkan dapur jangkung mayang, jaka lola, pinarak, jamang murub, bungkul, kebo tedan, pudak sitegal.
Pada pangkal wilahan terdapat pesi, yakni ujung bawah sebilah keris atau tangkai keris. Bagian inilah yang masuk ke pegangan keris (ukiran). Pesi ini panjangnya antara 5 cm sampai 7 cm, dengan penampang sekitar 5 mm sampai 10 mm, bentuknya bulat panjang seperti pensil. Di daerah Jawa Timur disebut paksi, di Riau disebut puting, sedangkan untuk daerah Serawak, Brunei dan Malaysia disebut punting.
Pada pangkal (dasar keris) atau bagian bawah dari sebilah keris disebut ganja (di Semenanjung Melayu menyebutnya aring). Di tengahnya terdapat lubang pesi (bulat) persis untuk memasukkan pesi, sehingga bagian wilah dan ganja tidak terpisahkan. Pengamat budaya tosan aji mengatakan bahwa kesatuan itu melambangkan kesatuan lingga dan yoni, di mana ganja sirah cecak, bagian lehernya disebut gulu meled, bagian perut disebut wetengan dan ekornya disebut sebit ron. Ragam bentuk ganja ada bermacam-macam, wilut, dungkul, kelap lintah dan sebit rontal mewakili lambang yoni sedangkan pesi melambangkan lingganya.
Luk
Dilihat dari bentuknya keris dapat dibagi dua golongan besar, yaitu keris yang lurus dan keris yang bilahnya berkelok-kelok atau luk. Salah satu cara sederhana menghitung luk pada bilah, dimulai dari pangkal keris ke arah ujung keris, dihitung dari sisi cembung dan dilakukan pada kedua sisi seberang-menyeberang (kanan-kiri), maka bilangan terakhir adalah banyaknya luk pada wilah-bilah dan jumlahnya selalu gasal (ganjil) dan tidak pernah genap, dan yang terkecil adalah luk tiga dan terbanyak adalah luk tiga belas. Jika ada keris yang jumlah luk nya lebih dari tiga belas, biasanya disebut keris kalawija, atau keris tidak lazim.
Pamor
Pamor merupakan hiasan, motif, atau ornamen yang terdapat pada bilah keris. Hiasan ini dibentuk tidak dengan diukir, diserasah (inlay), atau dilapis, tetapi dengan teknik tempaan yang menyatukan beberapa unsur logam berlainan. Teknik tempa senjata berpamor ini merupakan keahlian khas Indonesia, terutama di Jawa.
Dilihat dari caranya, dikenal dua cara pembuatan pamor yang baik, yaitu mlumah dan miring. Pamor mlumah adalah pamor yang lapisan-lapisannya mendatar, sejajar dengan permukaan bilah, sedangkan pada pamor miring lapisan pamornya tegak lurus dengan permukaan bilah. Pembuatan pamor mlumah lebih mudah daripada pamor miring. Itulah sebabnya, nilai keris berpamor miring lebih tinggi dibandingkan dengan pamor mlumah.
Tangguh keris
Di bidang perkerisan dikenal pengelompokan yang disebut tangguh yang dapat berarti periode pembuatan atau gaya pembuatan. Hal ini serupa dengan misalnya dengan tari Jawa gaya Yogyakarta dan Surakarta. Pemahaman akan tangguh akan membantu mengenali ciri-ciri fisik suatu keris.
Beberapa tangguh yang biasa dikenal:
· tangguh Majapahit,
· tangguh Pajajaran,
· tangguh Mataram,
· tangguh Yogyakarta,
· tangguh Surakarta.
Anatomi atau Ricikan Keris

Anatomi keris dikenal juga dengan istilah ricikan keris. Berikut ini akan diuraikan anatorni keris satu persatu.
  1. Ron dha, yaitu ornamen pada huruf Jawa dha.
  2. Sraweyan, yaitu dataran yang merendah di belakang sogogwi, di atas ganja.
  3. Bungkul, bentuknya seperti bawang, terletak di tengah-tengah dasar bilah dan di atas ganja.
  4. Pejetan, bentuknya seperti bekas pijatan ibu jari yang terletak di belakang gandik.
  5. Lambe gajah, bentuknya menyerupai bibir gajah. Ada yang rangkap dan Ietaknya menempel pada gandik.
  6. Gandik, berbentuk penebalan agak bulat yang memanjang dan terletak di atas sirah cecak atau ujung ganja.
  7. Kembang kacang, menyerupai belalai gajah dan terletak di gandik bagian atas.
  8. Jalen, menyerupai taji ayam jago yang menempel di gandik.
  9. Greneng, yaitu ornamen berbentuk huruf Jawa dha yang berderet.
  10. Tikel alis, terletak di atas pejetan dan bentuknya mirip alis mata.
  11. Janur, bentuk lingir di antara dua sogokan.
  12. Sogokan depan, bentuk alur dan merupakan kepanjangan dari pejetan.
  13. Sogokan belakang, bentuk alur yang terletak pada bagian belakang.
  14. Pudhak sategal, yaitu sepasang bentuk menajam yang keluar dari bilah bagian kiri dan kanan.
  15. Poyuhan, bentuk yang menebal di ujung sogokan.
  16. Landep, yaitu bagian yang tajam pada bilah keris.
  17. Gusen, terletak di be!akang landep, bentuknya memanjang dari sor-soran sampai pucuk.
  18. Gula milir, bentuk yang meninggi di antara gusen dan kruwingan.
  19. Kruwingan, dataran yang terletak di kiri dan kanan adha-adha.
  20. Adha-adha, penebalan pada pertengahan bilah dari bawah sampal ke atas.
Makna Desain Keris
Pulang Geni
Pulang Geni merupakan salah satu dapur keris yang populer dan banyak dikenal karena memiliki padan nama dengan pusaka Arjuna. Pulang Geni bermakna ratus atau dupa atau juga Kemenyan. Bahwa manusia hidup harus berusaha memiliki nama harum dengan berperilaku yang baik, suka tolong menolong dan mengisi hidupnya dengan hal-hal atau aktivitas yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Manusia harus berkelakuan baik dan selalu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak, tentu namanya akan selalu dikenang walau orang tersebut sudah meninggal. Oleh karena itu, keris dapur Pulang Geni umumnya banyak dimiliki oleh para pahlawan atau pejuang.
Kidang Soka
Kidang Soka memiliki makna "kijang yang berduka". Bahwa hidup manusia akan selalu ada duka, tetapi manusia diingatkan agar tidak terlalu larut dalam duka yang dialaminya. Kehidupan masih terus berjalan dan harus terus dilalui dengan semangat hidup yang tinggi. Keris ini memang memiliki ciri garap sebagaimana keris tangguh Majapahit, tetapi dilihat pada penerapan pamor serta besinya, tidak masuk dikategorikan sebagai keris yang dibuat pada zaman Majapahit. Oleh karena itu, dalam pengistilahan perkerisan dikatakan sebagai keris Putran atau Yasan yang diperkirakan dibuat pada zaman Mataram. Kembang Kacang Pogog semacam ini umumnya disebut Ngirung Buto.
Sabuk Inten
Sabuk Inten merupakan salah satu dapur keris yang melambangkan kemakmuran dan atau kemewahan. Dari aspek filosofi, dapur Sabuk Inten melambangkan kemegahan dan kemewahan yang dimiliki oleh para pemilik modal, pengusaha, atau pedagang pada zaman dahulu. Keris Sabuk Inten ini menjadi terkenal, selain karena legendanya, juga karena adanya cerita silat yang sangat populer berjudul Naga Sasra Sabuk Inten karangan Sabuk Inten karangan S.H. Mintardja pada 1970-an.
Naga Sasra
Naga Sasra adalah salah satu nama dapur "Keris Luk 13" dengan gandik berbentuk kepala naga yang badannya menjulur mengikuti sampai ke hampir pucuk bilah. Salah satu dapur keris yang paling terkenal walau jarang sekali dijumpai adanya keris Naga Sasra Tangguh tua. Umumnya keris dapur Naga Sasra dihiasi dengan kinatah emas sehingga penampilannya terkesan indah dan lebih berwibawa. Keris ini memiliki gaya seperti umumnya keris Mataram Senopaten yang bentuk bilahnya ramping seperti keris Majapahit, tetapi besi dan penerapan pamor serta gaya pada wadidhang-nya menunjukkan ciri Mataram Senopaten.
Sepertinya keris ini berasal dari era Majapahit akhir atau bisa juga awal era Mataram Senopaten (akhir abad ke-15 sampai awal abad ke-16). Keris ini dulunya memiliki kinatah Kamarogan yang karena perjalanan waktu, akhirnya kinatah emas tersebut hilang terkelupas. Tetapi secara keseluruhan, terutama bilah keris ini masih bisa dikatakan utuh. Keris dapur Naga Sasra berarti "ular yang jumlahnya seribu (beribu-ribu)" dan juga dikenal sebagai keris dapur "Sisik Sewu". Dalam budaya Jawa, naga diibaratkan sebagai penjaga. Oleh karena itu, banyak kita temui pada pintu sebuah candi atau hiasan lainnya yang dibuat pada zaman dahulu. Selain penjaga, naga juga diibaratkan memiliki wibawa yang tinggi. Oleh karena itu, keris Naga Sasra memiliki nilai yang lebih tinggi daripada keris lainnya.
Sengkelat
Sengkelat adalah salah satu keris dari jaman Mataram Sultan Agung (awal abad ke-17). Pamor keris sangat rapat, padat, dan halus. Ukuran lebar bilah lebih lebar dari keris Majapahit, tetapi lebih ramping daripada keris Mataram era Sultan Agung pada umumnya. Panjang bilah 38 cm, yang berarti lebih panjang dari Keris Sengkelat Tangguh Mataram Sultan Agung umumnya. Bentuk luknya lebih rengkol dan dalam dari pada keris era Sultan Agung pada umumnya. Ganja yang digunakan adalah Gonjo Wulung (tanpa pamor) dengan bentuk Sirah Cecak runcing dan panjang dengan buntut urang yang nguceng mati, Kembang Kacang Nggelung Wayang. Jalennya pendek dengan Lambe Gajah yang lebih panjang dari Jalen. Sogokan tidak terlalu dalam dengan janur yang tipis tetapi tegas sampai ke pangkal bilah. Warangka keris ini menggunakan gaya Surakarta yang terbuat dari kayu cendana.
Raga Pasung atau Rangga Pasung
Raga Pasung, atau Rangga Pasung, memiliki makna sesuatu yang dijadikan sebagai upeti. Dalam hidup di dunia, sesungguhnya hidup dan diri manusia ini telah diupetikan kepada Tuhan YME. Dalam arti bahwa hidup manusia ini sesungguhnya telah diperuntukkan untuk beribadah, menyembah kepada Tuhan YME. Dan karena itu kita manusia harus ingat bahwa segala sesuatu yang kita miliki di dunia ini sesungguhnya semu dan kesemuanya adalah milik Tuhan YME.
Bethok Brojol
Bethok Brojol adalah keris dari tangguh tua juga. Keris semacam ini umumnya ditemui pada tangguh tua seperti Kediri/Singasari atau Majapahit. Dikatakan Bethok Brojol karena bentuknya yang pendek dan sederhana tanpa ricikan kecuali Pijetan sepeti keris dapur Brojol.
Puthut Kembar
Puthut Kembar oleh banyak kalangan awam disebut sebagai Keris Umphyang. Padahal sesungguhnya Umphyang adalah nama seorang empu, bukan nama dapur keris. Juga ada keris dapur Puthut Kembar yang pada bilahnya terdapat rajah dalam aksara Jawa kuno yang tertulis “Umpyang Jimbe”. Ini juga merupakan keris buatan baru, mengingat tidak ada sama sekali dalam sejarah perkerisan di mana sang empu menuliskan namanya pada bilah keris sebagai label atau trade mark dirinya. Ini merupakan kekeliruan yang bisa merusak pemahaman terhadap budaya perkerisan.
Puthut dalam terminologi Jawa bermakna cantrik, atau orang yang membantu atau menjadi murid dari seorang pandita/empu pada zaman dahulu. Bentuk Puthut ini konon berasal dari legenda tentang cantrik atau santri yang diminta untuk menjaga sebilah pusaka oleh sang Pandita, juga diminta untuk terus berdoa dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Bentuk orang menggunakan gelungan di atas kepala, menunjukkan adat menyanggul rambut pada zaman dahulu. Bentuk wajahnya, walau samar, masih terlihat jelas guratannya. Beberapa kalangan menyebutkan bahwa dapur Puthut mulanya dibuat oleh Empu Umpyang yang hidup pada era Pajang awal. Tetapi ini pun masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah karena tidak didukung oleh bukti-bukti sejarah.
Pajang
Ada keris yang bernama Pajang-Majapahit, yang berarti keris buatan Pajang yang dibuat pada era Majapahit akhir. Penamaan keris ini perlu diteliti kembali mengingat perbedaaan zaman antara Kerajaan Majapahit (abad ke-14-15) dengan zaman Kerajaan Pajang (abad ke-17), meski dalam Nagarakretagama yang ditulis pada zaman Majapahit disebutkan adanya wilayah Pajang pada zaman tersebut.
Keris Lurus Semelang
Keris Lurus Semelang dalam bahasa Jawa bermakna "kekhawatiran atau kecemasan terhadap sesuatu". Sedangkan Gandring memiliki arti "setia atau kesetiaan" yang juga bermakna "pengabdian". Dengan demikian, Sumelang Gandring memiliki makna sebagai bentuk dari sebuah kecemasan atas ketidaksetiaan akibat adanya perubahan. Ricikan keris ini antara lain: gandik polos, sogokan satu di bagian depan dan umumnya dangkal dan sempit, serta sraweyan dan tingil. Beberapa kalangan menyebutkan bahwa keris dapur Sumelang Gandring termasuk keris dapur yang langka atau jarang ditemui walau banyak dikenal di masyarakat perkerisan. (Ensiklopedia Keris: 445-446).
Sumelang Gandring
Pusaka ini hilang dari Gedhong Pusaka Keraton. Lalu Raja menugaskan Empu Supo Mandangi untuk mencari kembali pusaka yang hilang tersebut. Dari sinilah berawal tutur mengenai nama Empu Pitrang yang tidak lain juga adalah Empu Supo Mandrangi (Ensiklopedia Keris: 343-345).
Tilam Upih
Tilam Upih dalam terminologi Jawa bermakna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur, diistilahkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga. Oleh karena itu, banyak sekali pusaka keluarga yang diberikan secara turun-temurun dalam dapur Tilam Upih. Ini menunjukkan adanya harapan dari para sesepuh keluarga agar anak-cucunya nanti bisa memeroleh ketenteraman dan kesejahteraan dalam hidup berumah tangga.
Sedangkan Pamor ini dinamakan Udan Mas Tiban. Ini karena terlihat dari penerapan pamor yang seperti tidak direncanakan sebelumnya oleh si empu. Berbeda dengan kebanyakan Udan Mas Rekan yang bulatannya sangat rapi dan teratur, Udan Mas Tiban ini bulatannya kurang begitu teratur tetapi masih tersusun dalam pola 2-1-2. Pada 1930-an, yang dimaksud dengan pamor Udan Mas adalah Pamor Udan Mas Tiban yang pembuatannya tidak direncanakan oleh sang empu (bukan pamor rekan). Ini dikarenakan pamor Udan Mas yang rekan dicurigai sebagai pamor buatan (rekan). Tetapi toh juga banyak keris pamor udan mas rekan yang juga merupakan pembawaan dari zaman dahulu.
Oleh banyak kalangan, keris dengan Pamor Udan Mas dianggap memiliki tuah untuk memudahkan pemiliknya mendapatkan rezeki. Dengan rezeki yang cukup,diharapkan seseorang bisa membina rumah tangga dan keluarga lebih baik dan sejahtera. Lar Gang Sir konon merupakan kepanjangan dari Gelar Ageman Siro yang memiliki makna bahwa gelar atau jabatan dan pangkat di dunia ini hanyalah sebuah ageman atau pakaian yang suatu saat tentu akan ditanggalkan. Karena itu jika kita memiliki jabatan/pangkat atau kekayaan, maka janganlah kita sombong dan takabur (ojo dumeh). Jangan mentang-mentang memiliki kekuasaan, pangkat dan jabatan atau kekayaan, maka kita bisa seenaknya sendiri sesuai keinginan kita tanpa memikirkan kepentingan orang lain.
Keris berasal dari Kepulauan Jawa diduga telah digunakan antara abad ke-9 dan ke-14. Dalam beberapa pandangan penggolongan pembabakan keris ini dapat digolongkan ke dalam:
Keris Buddha dan pengaruh India-Tiongkok
Kerajaan-kerajaan awal Indonesia sangat terpengaruh oleh budaya Buddha dan Hindu. Candi di Jawa Tengah adalah sumber utama budaya zaman tersebut. Namun sayang, sedikit sumber yang menginformasikan penggunaan keris atau sesuatu yang serupa dengannya. Relief di Borobudur tidak menunjukkan pisau belati yang mirip dengan keris.
Dari penemuan arkeologis banyak ahli yang setuju bahwa protokeris berbentuk pisau lurus dengan bilah tebal dan lebar. Salah satu keris tipe ini adalah keris milik keluarga Knaud, didapat dari Sri Paku Alam V. Keris ini relief di permukaannya yang berisi epik Ramayana dan terdapat tahun Jawa 1264 (1342 Masehi), meski ada yang meragukan penanggalannya.
Pengaruh kebudayaan Tiongkok mungkin masuk melalui kebudayaan Dongson di Vietnam yang merupakan penghubung antara kebudayaan Tiongkok dengan dunia Melayu. Terdapat keris sajen yang memiliki bentuk gagang manusia sama dengan belati Dongson.
Keris "Modern"
Keris yang saat ini kita kenal adalah hasil proses evolusi yang panjang. Keris modern yang dikenal saat ini adalah belati penusuk yang unik. Keris memperoleh bentuknya pada masa Majapahit (abad ke-14) dan Kerajaan Mataram baru (abad ke-17-18).
Pembagian masa keris juga terbagi dalam beberapa tahapan zaman, sebagi berikut:
1. Zaman Tangguh Budho (Kuno)
  1. Zaman Kerajaan Purwacarita, empunya adalah: Mpu Hyang Ramadi, Mpu Iskadi, Mpu Sugati, Mpu Mayang, dan Mpu Sarpadewa.
  2. Zaman Kerajaan Tulis, empunya adalah Mpu Sukmahadi.
  3. Zaman Kerajaan Medang Kamulan, empunya adalah Mpu Bramakedali.
  4. Zaman Kerajaan Giling Wesi, empunya adalah: Mpu Saptagati dan Mpu Janggita.
  5. Zaman Kerajaan Wirotho, empunya adalah Mpu Dewayasa I.
  6. Zaman Kerajaan Mamenang, empunya adalah Mpu Ramayadi.
  7. Zaman Kerajaan Pengging Wiraradya, empunya adalah Mpu Gandawisesa, Mpu Wareng, dan Mpu Gandawijaya.
  8. Zaman Kerajaan Jenggala, empunya adalah Mpu Widusarpa dan Mpu Windudibya.
2. Zaman Tangguh Madya Kuno (Kuno Pertengahan)

Zaman Kerajaan Pajajaran Makukuhan, empunya adalah: Mpu Srikanekaputra, Mpu Welang, Mpu Cindeamoh, Mpu Handayasangkala, Mpu Dewayani, Mpu Anjani, Mpu Marcu kunda, Mpu Gobang, Mpu Kuwung, Mpu Bayuaji, Mpu Damar jati, Mpuni Sumbro, dan Mpu Anjani.

3. Zaman Tangguh Sepuh Tengahan (Tua Pertengahan)
  1. Zaman Kerajaan Jenggala, empunya adalah Mpu Sutapasana.
  2. Zaman Kerajaan Kediri.
  3. Zaman Kerajaan Majapahit.
  4. Zaman Tuban/sezaman Majapahit, empunya adalah: Mpu Kuwung, Mpu Salahito, Mpu Patuguluh, Mpu Demangan, Mpu Dewarasajati, dan Mpu Bekeljati.
  5. Zaman Madura/sezaman Majapahit, empunya adalah: Mpu Sriloka, Mpu Kaloka, Mpu Kisa, Mpu Akasa, Mpu Lunglungan, dan Mpu Kebolungan.
  6. Zaman Blambangan/sezaman Majapahit, empunya adalah: Mpu Bromokendali, Mpu Luwuk, Mpu Kekep, dam Mpu Pitrang.
4. Zaman Tangguh Tengahan (Pertengahan)
  1. Zaman Kerajaan Demak, empunya adalah Mpu Joko Supo.
  2. Zaman Kerajaan Pajang, empunya adalah Mpu Omyang, Mpu Loo Bang, Mpu Loo Ning, Mpu Cantoka, dan Japan.
  3. Zaman Kerajaan Mataram, empunya adalah: Mpu Tundung, Mpu Setrobanyu, Mpu Loo Ning, Mpu Tunggulmaya, Mpu Teposono, Mpu Kithing, Mpu Warih Anom, dan Mpu Madrim.
5. Zaman Tangguh Nom (Muda)
  1. Zaman Kerajaan Kartasura, empunya adalah: Mpu Luyung I, Mpu Kasub, Mpu Luyung II, Mpu Hastronoyo, Mpu Sendang Warih, Mpu Truwongso, Mpu Luluguno, Mpu Brojoguno I, dan Mpu Brojoguno II.
  2. Zaman Kasunanan Surakarta, empunya: Mpu Brojosentiko, Mpu Mangunmalelo, Mpu R.Ng. Karyosukadgo, Mpu Brojokaryo, Mpu Brojoguno III, Mpu Tirtodongso, Mpu Sutowongso, Mpu Japan I, Mpu Japan II, Mpu Singosijoyo, Mpu Jopomontro, Mpu Joyosukadgo, Mpu Montrowijoyo, Mpu Karyosukadgo I, Mpu Wirosukadgo, Mpu Karyosukadgo II, dan Mpu Karyosukadgo III.
Tahapan-tahapan zaman kerajaan berhubungan langsung dengan tahapan zaman perkerisan. Dengan demikian pada setiap zaman kerajaan itu terdapat beberapa orang eyang/empu yang bertugas untuk menciptakan keris.
Empu Keris
Pertama, empu berarti sebutan kehormatan misalnya Empu Sedah atau Empu Panuluh. Arti kedua adalah "ahli dalam pembuatan keris". Dalam kesempatan ini, empu yang kami bicarakan adalah seseorang yang ahli dalam pembuatan keris. Dengan tercatatatnya berbagai nama "keris" pastilah ada yang membuat. Pertama-tama yang harus diketahui adalah tahapan zaman terlahirnya "keris" itu, kemudian meneliti bahan keris, dan ciri khas sistem pembuatan keris. Ilmu untuk kepentingan itu dinamakan "tangguh". Dengan ilmu tangguh itu, kita dapat mengenali nama para empu dan hasil karyanya yang berupa bilahan-bilahan keris, pedang, tombak, dan lain-lainnya.
Keris-keris ciptaan empu itu setiap zaman memunyai ciri-ciri khas tersendiri. Maka dari itu, para pendata benda pusaka itu tidak kebingungan. Ciri khas terletak pada segi garap dan kualitas besinya. Kualitas besi merupakan ciri khas yang paling menonjol, sesuai dengan tingkat sistem pengolahan besi pada zaman itu, juga penggunaan bahan "pamor" yang memunyai tahapan-tahapan pula. Bahan pamor yang mula-mula dipergunakan batu "meteor" atau "batu bintang" yang dihancurkan dengan menumbuknya hingga seperti tepung. Kemudian kita mengenali titanium semacam besi warnanya keputihan seperti perak; besi titanium dipergunakan pula sebagai bahan pamor. Titanium memunyai sifat keras dan tidak dapat berkarat, sehingga baik sekali untuk bahan pamor. Sesuai dengan asalnya di Prambanan maka pamor tersebut dinamakan pamor Prambanan. Keris dengan pamor Prambanan dapat dipastikan bahwa keris tersebut termasuk bertangguh Nom, karena diketemukannya pada zaman Kerajaan Mataram Kartasura (1680-1744).
http://www.wacananusantara.org/content/view/category/2/id/401
Simak Selanjutnya ...